9 Bocoran Persiapan CPNS dari Mantan Peserta yang Sudah Jadi PNS
![]() |
| instagram.com/kemenpanrb |
Seleksi CPNS untuk
mempersiapkan perlu mengumpulkan informasi dan aneka persyaratan yang biasanya
dibutuhkan rencananya pendaftaran. Berikut persiapan-persiapan dalam menghadapi
CPNS, adalah sebagai berikut :
1. Sebelum melamar, pastikan posisi, penempatan, &
administrasi sesuai.
Mempelajari formasi
yang akan kamu daftar adalah hal yang penting. Setidaknya, kamu tahu kalau area
penempatan dan pekerjaanmu kelak itu sesuai dengan keinginan atau keadaanmu.
"Selain itu, perhatikan administrasinya benar-benar. Kebanyakan tidak lolos
karena administrasi sepele soalnya," ungkap Yungki Kantiana, yang kini
jadi PNS di Kementerian Ketenagakerjaan.
Wanita yang bekerja
di posisi Program Evaluasi dan pelaporan Ditjen Binapenta dan PKK ini,
menyampaikan jika latar warna foto dan soal penempelan materai di surat adalah
sekian masalah administrasi yang perlu diperhatikan. Agar bisa menghindari
kecerobohan dalam hal ini, sangat disarankan agar membaca persyaratan dengan
benar-benar teliti karena setiap lembaga/kementerian bisa berbeda syarat-syaratnya.
2. Selain belajar dari buku-buku soal dan internet,
kamu juga bisa banyak belajar buku-buku SMA. Di antaranya adalah buku sejarah
& UUD
Dari pengalaman
Yungki, ia perlu waktu kira-kira sebulan untuk belajar. "Persiapannya
latihan soal sama baca-baca. Kayak Matematika itu butuh latihan," beber
lulusan Ilmu Komunikasi UGM ini. Saat disinggung bacaan apa yang dipelajarinya,
Yungki mengaku lebih senang membaca buku SMA. "Banyak muncul tentang
Pancasila, jadi belajar itu. Baca-baca sejarah juga," tambahnya lagi.
Sedangkan Fatikhah
Astri Amin, PNS dari Badan Pemeriksa Keuangan punya persiapan yang berbeda
lagi. "Aku belajar dengan latihan soal CAT yang ada di buku dan internet.
Baca UUD juga," ungkap Fatikhah.
3. Saat menghadapi tes, kerjakanlah soal yang lebih
mudah dahulu. Lompati soal yang sulit, tapi nanti tetap diisi jika tidak ada
sistem pengurangan nilai
Selepas dinyatakan
lulus seleksi pemberkasan, biasanya peserta CPNS akan menghadapi seleksi/tes
kompetensi dasar. Kebanyakan, sudah menggunakan metode CAT (Computer Assisted Test). Di sinilah pengetahuanmu soal wawasan
kebangsaan, intelijensia umum, dan karakteristik pribadi akan diuji.
Baik Yungki dan
Fatikhah sama-sama sepakat untuk mengerjakan soal yang lebih mudah dahulu. Soal
yang sulit bisa dikerjakan kemudian, namun tetap diprioritaskan diisi karena
tidak ada pengurangan nilai. "Aku kerjain dari yang aku bisa dulu, baru
gambling kemudian. Yang penting, aku sudah berusaha sebisaku," tandas
Fatikhah.
4. Selain belajar yang tekun, jeli lihat peluang juga
perlu. Pilihlah lembaga atau kementerian yang membuka banyak alokasi penerimaan
Dalam seleksi CPNS,
belajar tekun saja tidak cukup. Membaca peluang dan kompetisi juga perlu
dikarenakan ada jutaan pelamar yang mendaftar. "Aku berusaha download
semua kementerian yang ada lowongan buat jurusanku. Terus aku bandingin, mana
yang paling banyak kuotanya," ungkap wanita yang sekarang ditempatkan di
Jakarta ini. Pertimbangannya adalah saat itu hanya diperkenankan mendaftar di
satu lembaga/kementerian saja.
Hal senada juga
diungkapkan oleh Yanuar Muslih, PNS dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia. Ia diterima menjadi PNS setelah kedua kalinya mendaftar seleksi.
Menurutnya, faktor alokasi yang membuatnya lolos. "Dari segi persiapan,
masih sama sih dengan seleksi sebelumnya. Hasilnya pun kayaknya gak jauh beda.
Mungkin memang faktor banyak alokasinya itu tadi," beber Yanuar.
5. Pada tahap wawancara psikologi, pastikan sudah tahu
kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Ini jadi dasarmu untuk meyakinkan
pewawancara
Tips selanjutnya
datang dari Adriana Andang Gitasari, PNS dari Badan Standarisasi Nasional.
Menurut Adriana, tahap wawancara untuk CPNS tidak jauh berbeda dengan wawancara
kerja pada perusahaan swasta. "Pelajari profil instansi sama
pintar-pintarnya kita menjawab pertanyaan," ungkapnya.
Sementara itu,
Fatikhah menambah tips lainnya lagi. "Intinya, gimana kita meyakinkan
pewawancara bahwa kita mampu dan pantas bekerja disitu. Biasanya kan
pertanyaannya seputar kelebihan dan kekurangan diri. Kita harus mengenali diri
kita sendiri dan gimana cara kita mengatasi kekurangan itu," ujar Fatikhah
membocorkan.
6. Pastikan dirimu aktif urun pendapat saat tahap
Focus Group Discussion (FGD). Kalau ada diskusi yang menurutmu kurang sreg,
utarakan saja
Adriana mengisahkan
jika saat FGD, peserta akan dibagi menjadi kelompok-kelompok. Kelompok tersebut
akan diberi sebuah topik oleh penguji, namun penguji hanya bertugas sebagai
saksi. Pemantik, pemimpin, dan pengambil kesimpulan adalah peserta FGD itu
sendiri.
"Kami semua
sepakat mengutarakan pendapat satu per satu. Waktu itu, ada perbedaan argumen
dan jadi agak debat. Saat debat, kalau ada yang gak sreg, ya aku utarakan. Pada
akhirnya, kami mengambil kesimpulan dari satu suara. Dari suara yang terbanyak,"
jelas Adriana.
7. Kalau kamu ingin melihat peluang yang lebih tinggi,
jangan buru-buru apply. Mending tunggu dulu sampai BKN merilis grafik pendaftar
Mungkin banyak di
antara kamu yang belum menyadari soal ini. Yungki membocorkan jika grafik
pendaftar setiap lembaga/kementerian bisa dilihat di tengah-tengah masa
pendaftaran. "Kalau mau menghitung peluang, bisa ditunggu. Biasanya BKN
mengeluarkan jumlah grafik pendaftar tiap kementerian. Di situ, bisa dilihat
perbandingan pelamar: formasi." paparnya.
Dari grafik
tersebut, kamu bisa melihat peta persaingan jika mau masuk ke kementerian
tertentu. "Jadi, jangan daftar terlalu awal sih kalo mau lihat,"
pesannya.
8. Belajar tekun sudah, mempelajari peluang juga
sudah. Tapi yang paling penting, siapkan juga mentalmu dengan doa dan restu
orangtua
Terlihat klasik,
tapi mempersiapkan mental memang penting dalam setiap kegiatan yang melibatkan
persaingan. Ini karena mental mempengaruhi konsentrasi. "Gak usah ngoyo.
Serius tapi santai aja. Berdoa dan minta restu ortu," jabar Adriana.
9. Jika kamu masih gagal, jangan berkecil hati. Simpan
semua materi belajarmu jadi satu folder dan pakai lagi untuk tes CPNS tahun
berikutnya
Mempersiapkan mental
juga penting apabila sewaktu-waktu kamu gagal dalam seleksi. Tapi kamu tidak
perlu berkecil hati. Semua yang sudah kamu persiapkan untuk seleksi CPNS tahun
ini, bisa kamu simpan dan dipakai lagi untuk seleksi tahun berikutnya. Sama
seperti kisah yang dialami Yanuar.
Pria yang bekerja di
posisi Analis Keimigrasian ini, hanya bermodal materi belajar yang sama dengan
seleksi tahun sebelumnya. "Dari tahun ke tahun, belajarnya materi yang
sama. Dulu download soal-soal CAT dan kunci jawabannya. Semuanya kusimpan jadi
satu dan diberi nama folder "sinau". Kalau ada lowongan CPNS, buka
itu," jelas Yanuar.
Itu dia sembilan
tips persiapan CPNS dari mantan peserta yang sudah sukses jadi PNS. Sebagai
penutup, Fatikah menyampaikan "Jadi CPNS bukan hanya seputar gaji dan
tunjangan 80%. Bukan cuma masa depan cerah, idaman calon mertua, dan kenikmatan
duniawi lainnya. Namun kita harus belajar beradaptasi dengan sistem yang bisa
jadi belum pernah kita bayangkan sebelumnya."
Tantangan terberat
adalah bagaimana para pendaftar nanti harus punya integritas yang tinggi di
dunia nyata birokrasi
Artikel ini telah tayang
di Idntimes.com
dengan judul " 9
Bocoran Persiapan CPNS dari Mantan Peserta yang Sudah Jadi PNS",
Penulis : Febriyanti
Revitasari

Komentar
Posting Komentar